Kenapa umat Ru Jiao harus bersembahyang kepada Shenming dan Leluhur?

Setiap hari, jam dan tanggal tertentu setiap bulannya, umat Ru Jiao (Khonghucu) melakukan persembahyangan di Kelenteng (Miao) dan di altar leluhur (di rumah). Umat Ru Jiao melakukan persembahyangan kepada Tian, Tuhan Yang Maha Esa untuk mengucapkan rasa syukur atas kehidupan yang sudah diberikan ini. Namun, selain kepada Tuhan, umat Ru Jiao juga melakukan persembahyangan kepada Orang-orang Suci seperti Nabi (Shenming) dan juga kepada Leluhur yang telah mendahului.

  1. Kenapa umat Ru Jiao harus bersembahyang kepada Shenming dan kepada Leluhur?
  2. Jika bersembahyang kepada leluhur itu bak mengumpulkan poin, bagaimana nasib orang yang tidak memiki keturunan? siapakah yang akan bersembahyang kepadanya? Misalnya saja Yan Yuan?
  3. Meng Zi pernah berkata:
    "Tidak berbakti itu ada tiga macam, tidak mempunyai pelanjut hari kemudian itulah yang terbesar!"

    Apakah hal ini yang menyebabkan mempunyai pelanjut hari kemudian itu penting?

Terima kasih semoga diluruskan

Mang Ujang

Banyak orang menyebutku sebagai seorang petualang, dan itulah aku --hanya satu hal bedanya: seseorang yang mengorbankan kulit luarnya untuk membuktikan kebenaran di dalamnya. ~Ernesto 'Che' Guevara (1965)