Sepenting itukah mempunyai 'pelanjut hari kemudian'?

Di dalam Kitab Sishu, tepatnya pada bagian Mengzi IV A:26 Mengzi berkata:

'Tidak berbakti itu ada tiga macam, tidak mempunyai pelanjut hari kemudian itulah yang terbesar!'

Lalu dilanjutkan:

'Maka, kalau Shun sampai menikah tanpa memberi tahukan orang tuanya, itulah karena takut tidak mempunyai pelanjut hari kemudian. Seorang Jun Zi menganggapnya sudah memberi laporan pula.'

Sekilas tidak ada yang menarik pada kutipan Sishu tersebut, hingga saya menyadari sesuatu dan membuat hati ini galauu :(

Pertanyaannya:

  1. Kira-kira, apa saja tiga macam bakti yang disebutkan oleh Mengzi tersebut?
  2. Kenapa tidak memiliki pelanjut hari kemudian disebut yang paling besar?
  3. Saya mengasumsikan tidak memiliki pelanjut hari kemudian adalah keturununan atau sekadar pelanjut cita, apakah ini benar?
  4. Pada bagian kedua disebutkan Shun tidak memberitahukan orang tuanya, mengapakah demikian?
    Atau sebenarnya apa yang terjadi dengan Shun?

Hatur nuhun, tolong bantu jawab ya, thx!

Mang Ujang

Banyak orang menyebutku sebagai seorang petualang, dan itulah aku --hanya satu hal bedanya: seseorang yang mengorbankan kulit luarnya untuk membuktikan kebenaran di dalamnya. ~Ernesto 'Che' Guevara (1965)