Sabtu, 22 Juli 2017, 10:40

Halo dunia, ini kami sang pujangga cinta :)

Halo dunia!

Salam sejahtera dimanapun kalian berada.

Perkenalkan, ini kami si camar bodoh yang terkadang singgah namun tak sungguh.

Akhirnya platform ini selesai juga. Meskipun sedikit di luar perkiraan dan perencanaan, tidak apa; itu semua termasuk dalam proses hidup, kita tidak pernah punya waktu yang cukup untuk bersiap, ciee.

There is always going to be a time,  but will you do something when the time comes?

Untuk apa?

Tenang saja, tujuan kami tidak konyol dan bodoh.

Tidak untuk menyaingi facebook atau instagram (but, why not?), tidak juga untuk membuat paralon versi upgrade (no offense, but really it doesn't make sense for us), ataupun hal-hal konyol lainnya.

Kalau boleh disingkat menjadi satu kalimat sederhana, kutipan ayat Meng Zi ini saya kira bisa mewakilinya:

Menjalankan tetapi tidak mengerti maksudnya; berkebiasaan tetapi tidak mau memeriksa, sepanjang hidup mengikuti tetapi tidak mengenal Jalan Suci, begitulah kebanyakan orang.

Meng Zi Jilid VII A:5.1

Kami merasa, kita masih harus banyak belajar, bahkan para profesional dalam bidangnya sekalipun tidak pernah berhenti belajar; dari banyak belajar suatu saat kita akan sadar ada banyak sekali hal-hal yang terlewatkan bahkan terlupakan.
Ingat bahwa, Kesuksesan adalah 1% bakat dan 99% usaha  ~Thomas A. Edison (this is god damn true)

Wait a minutes, apa hubungannya belajar Ajaran Kong Zi dengan kesuksesan atau apapun itu yang teman-teman kejar?
Simple, kami meyakini ajaran Ru Jiao yang diturunkan oleh Giau dan Sun, hingga sampai kepada Kong Zi lalu Meng Zi yang pada akhirnya sampai kepada kita saat ini bukan sebatas Ajaran Agama, pemerintahan, ataupun kesusilaan semata. 

Ru Jiao adalah Ajaran pembinaan diri, lebih-lebih kepada etika dan moral.

Untuk apa sih membina diri?

Kalau teman-teman merasa ada yang kurang dalam hidup ini, ada yang salah dengan dunia ini mungkin itu adalah pembinaan diri, percayalah bahwa semuanya berawal dari diri sendiri; terlebih dari itu hanya hasil (efek samping) daripadanya.

Tidak percaya? coba periksa sendiri dehh, hehehe.

Lalu?

Hidup ini terkadang terasa melelahkan, paradigma kehidupan sangat menyedihkan bahkan bisa membuat orang frustasi lalu bunuh diri.

Terkenang bagaimana seseorang berkata kepada saya, Yang udah nikah aja bisa cerai?!#@ serta bagaimana mudahnya orang-orang dewasa ini mengucapkan kata-kata, lebih-lebih seluruh isi kebun binatang hanya karena merasa nyaman dengan perkataan itu; hanya karena ingin dapat bergabung dengan masyarakat nowadaysare those slang words ya like, hah? 

Hati yang tidak pada tempatnya, sekalipun melihat takkan nampak, meski mendengar takkan terdengar, dan meski makan takkan merasakan.

Da Xue Bab VII:2

Ingat bagaimana saat ini mudahnya kita melihat perkumpulan para kebo, orang membunuh orang hanya untuk kesenangan? Mungkin teman-teman menganggap hal itu biasa atau bahkan tidak peduli karena tidak terjadi pada teman-teman, don't say that sad words please.

Terlebih, saya sedikit awkarin awkward saat mengetahui hal itu dilakukan oleh seorang yang besar, seorang tokoh, pemuka agama mungkin? Rocker juga manusia, begitu sih alibinya? 

Kalau seperti ini terus, saya merasa khawatir dengan apa yang akan terjadi di masa depan, bukan tentang robot yang menguasai segalanya namun ini tentang manusia. (it's all about human being)

Lihat bagaimana orang-orang merasakan perkembangan zaman yang mengalami kemunduran realita ini; back in time, ingat bagaimana orang tuamu melarang kamu bermain dengan seluruh perangkat pintar itu; ketika kamu menghabiskan hampir seluruh waktumu dengan seluruh gadget itu?

Play those fuckin gadgets when you lose your peoples. Oops maaf, saya kira kata-kata Kong Zi ini lebih baik untuk diucapkan:

Kepada orang yang patut diajak bicara, tidak mau mengajaknya bicara; ini berarti kehilangan orang. Kepada yang tidak patut diajak bicara, diajaknya bicara; ini berarti kehilangan kata-kata. Seorang yang Bijaksana tidak akan kehilangan orang maupun kata-kata.

Lun Yu Jilid XV:8

Sekarang waktu yang menjawabnya, diri ini hanya tersenyum melihat mereka bersenang-senang dengan seluruh hal-hal teknologi itu; tidak, saya tidak mengatakan tentang jangan menggunakan teknologi; itu hal yang konyol dan menyedihkan. Ini juga bukan merupakan perkara baru, namun tahukah teman-teman hal ini seperti menjadi racun bagi jiwa kita, sudah mendarah daging hingga sampai pada akar-akarnya.

Manusia tidak lagi tertawa dan tersenyum hanya untuk sekadar hal-hal konyol dan bodoh yang dahulu bisa kita tertawakan berjam-jam bersama, meskipun terkesan konyol dan bodoh i think i miss that moments.

Apakah sudah terlambat, apakah sudah terlambat?

Ada lagi?

Sang perkasa melihat hijau rumput tetangga; Sejatinya pergi berlayar tak kunjung pulang.

Keterbatasan

Kami paham semua keterbatasan ini; bukan diri ini yang membatasi tapi memang belum sampai. Ingat kata Meng Zi,

Dunia yang tenggelam harus ditolong dengan Jalan Suci, tetapi seorang ipar perempuan yang tenggelam boleh ditolong dengan tangan. Adakah kamu menginginkan dunia ini kutolong dengan tangan?

Meng Zi Jilid IV A:17.3

Dari tadi saya perhatikan anda seperti orang sok bijak yang sok tahu dengan segala urusan dunia ini, merasa paling benar..de el el

Let me tell you something, kalau ada lomba untuk memperlihatkan siapa yang paling hitam diantara 1.000 (sample) dari 100.000 (populasi) orang; saya masih yang pertama.

Kami mandiri

Tidak perlu khawatir, kami tidak akan merepotkan teman-teman, biar miskin harta tapi kaya pribadinya. (asik)

Kaya dan berkedudukan mulia ialah keinginan tiap orang, tetapi bila tidak dapat dicapai dengan Jalan Suci, janganlah ditepati. Miskin dan berkedudukan rendah ialah kebencian tiap orang, tetapi bila dapat disingkiri dengan Jalan Suci, jangan ditinggalkan.

Lun Yu Jilid IV:5

Tapi tenang saja, kami juga tidak berencana untuk miskin. Beberapa laman pada platform ini sudah ditempati dengan pelbagai iklan interaktif dan mudah-mudahan cukup untuk menghidupi kelangsungan platform ini. (kasih tahu ya kalau muncul iklan yang aneh-aneh, nanti tercyduk lagi wkwk).

Komitmen kami

Tanpa bertele-tele, akan saya katakan dengan tegas, platform ini akan ada sehidup dan matiku (sweet). Selama saya masih ada, maka selama itu juga platform ini akan tetap hidup.

Terus kalau udah gk ada gmna? Tenang saja, saat itu tiba semua sudah tidak sepi lagi seperti saat saya menulis artikel ini, hiks.

Tapi tentu saja, semua haruslah realistis. Setiap tahun kami akan evaluasi kembali hasil apa yang sudah kami dapat dan akan diperoleh. Jika setelah 3 tahun memang tidak memungkinkan untuk dilanjutkan, ya entah bagaimana kami akan selalu mencari jalan keluarnya!

Sudah seperti itu saja, keasikan baca ya? thehe

Demikianlah Tian Yang Maha Esa menjadikan segenap wujud, masing-masing dibantu sesuai dengan sifatnya. Kepada pohon yang bersemi dibantu tumbuh, sementara kepada yang condong dibantu roboh.

Zhong Yong Bab XVI:3

Akhir kata

Sekali lagi kita akan mendunia!

 

May all the good people good.

~Mang Ujang~

Mang Ujang

Banyak orang menyebutku sebagai seorang petualang, dan itulah aku --hanya satu hal bedanya: seseorang yang mengorbankan kulit luarnya untuk membuktikan kebenaran di dalamnya. ~Ernesto 'Che' Guevara (1965)

0 Komentar

Konten disalin