2018-04-27 16:21:30

Kalau gak bisa gak apa-apa, kamu gak akan kuat biar aku aja

Seringkali kita mengharapkan banyak hal-hal baik terjadi pada diri kita, tentu saja karena memang itulah salah satu tujuan hidup kita, bukan? Tetapi pada kenyataannya tidak semua hal-hal baik itu akan datang pada kita, dan tidak semua hal-hal baik itu akan terjadi pada kita; itulah kenyataan umum yang memang terjadi. 

Penantian

Kita, saya atau teman-teman mungkin pernah berharap bahwa suatu saat akan datang seorang yang bisa menyelamatkan kita dari siklus penantian yang tak kunjung berakhir ini, namun nyatanya ia tak kunjung datang. Entah tidak bersesuaian waktu dan jalurnya atau mungkin ketidaksadaran diri membuatnya tidak terlihat. 
Akhirnya, hingga pada satu waktu kita mulai berhenti berharap. It's great, your future start here..

Mari Bercerita

Dua tahun lalu saya mendapat sebuah pesan singkat yang cukup menarik, berikut transkripnya:

Ujang gmna tugas strukdat, udah selsai belum, tadi juga si bunga nanyain ke saya gmna katanya, tolong kasih kepastian. Nanti untuk patungan beli cd nya saya bayar besok

Hahaha, saya jadi tertawa untuk yang kesekian kalinya jika mengingat pesan itu. "tolong kasih kepastian" lol wkkw

Singkat cerita waktu itu saya kebagian kelompok dengan bunga, dkk. untuk mengerjakan tugas kuliah, teringat dari pengalaman pahit di masa lampau, saya berhenti mengharapkan bantuan orang lain, berhenti menunggu ketidakpastian orang lain dan berakhir pada kesendirian sepi mengerjakan semua tugas itu.

"Kalau mencintai seseorang, tetapi orang itu tidak menjadi dekat; periksalah apakah kita sudah berlandas Cinta Kasih. Kalau memerintah seseorang, tetapi orang itu tidak mau menurut; periksalah apakah kita sudah berlaku Bijaksana. Kalau bersikap Susila kepada seseorang, tetapi tidak mendapat balasan; periksalah apakah kita sudah benar-benar mengindahkannya."

Meng Zi Jilid IV A:4.1

Tentu saja, akan sangat menyenangkan bisa mengerjakannya bersama-sama, ya karena memang itu merupakan tugas bersama (kelompok) bukan tugas individu, tapi apa daya setiap kali saya tanya mau kapan kerja kelompok ataupun sudah sampai mana progressnya jawaban yang mengecewakan selalu saya dapat. Hal ini sudah terjadi sepanjang hidup saya, dan itu bagus!

Selalu cerita yang sama untuk orang-orang yang berbeda, membosankan.

Saat pengumpulan tugas tersebut, seperti biasa saya pasang sikap berlagak bodoh. Seperti yang sudah saya duga, jangankan uang cd yang dimaksud, bertanyapun tidak. 
Ok fine! NIM kalian sudah tak coret huhahuha..

Pandanganku

Tidak perlu terlalu baik untuk orang yang tidak pantas, they don't deserve for you!

Dua ratus ribu? Lima ratus ribu? Ratusan juta?
Atau berapa banyak uang yang saya perlukan untuk mengetahui Kebijaksanaan seseorang? 

Lima kilometer? Sepuluh kilometer? Ratusan kilometer?
Atau berapa banyak jarak yang saya perlu tempuh untuk mengetahui Kebajikan seseorang?

Berapa banyak kawan?

Saya tidak segan mengeluarkan semua itu hanya untuk mendapatkannya, atau bahkan hanya sekadar untuk mengetahuinya. Bukan karena mampu (berlebih waktu ataupun uang, malah sebaliknya wkwk) tapi karena bagi saya, itu yang lebih berarti.

Mengetahui seorang yang bijaksana tetapi tidak dapat mengangkatnya atau mengangkatnya tetapi terlambat, itulah lalai akan Firman. Mengetahui seorang yang tidak baik tetapi tidak dapat menyingkirkan atau dapat menyingkirkan tetapi tidak sejauh-jauhnya, itulah kesalahan.

Da Xue Bab X:16

Last but not least

Berhentilah berharap dan just do it by yourself :)
Kalau teman-teman merasakan dan mengalami hal yang sama,
mungkin kita serupa; siapa tahu kita jodoh? hahaha

"Jalan Suci seorang Jun Zi ada empat yang khawatir belum satu Kulakukan. Apa yang Kuharapkan dari Anakku, belum dapat Kulakukan terhadap Orang Tuaku; apa yang Kuharapkan dari Menteriku, belum dapat Kulakukan terhadap Rajaku; apa yang kuharapkan dari Adikku, belum dapat Kulakukan terhadap Kakakku; dan apa yang Kuharapkan dari Temanku belum dapat kuberikan lebih dahulu."

Zhong Yong Bab XII:4

Teh Nyai

Diantara benih yang tumbuh ada yang tidak berbunga, dan diantara yang berbunga ada pula yang tidak berbuah ~Confucius

Konten disalin