Xiaojing Part XVI (Gan Ying)

Nabi bersabda, "Pada zaman dahulu, raja yang terang budi mengabdi kepada ayahnya dengan Laku Bakti; demikianlah ia cerah batin mengabdi kepada Tian; ia mengabdi kepada ibundanya dengan Laku Bakti; demikianlah ia cermat mengabdi kepada bumi. Antara yang tua dan muda dapat saling bersesuaian, maka teraturlah hubungan atasan dan bawahan. Dengan kecerahan batin mengabdi Tian dan dengan cermat mengabdi bumi, maka Tuhan Yang Maha Rokh hadir memberkati."
"Maka, biar seorang kaisar, ia wajib ada rasa hormat-sujud; dalam berkata ingat kepada ayahnya, wajib ingat akan kakaknya. Ia wajib melakukan hormat-sujud di Bio leluhurnya agar tidak lupa kepada orang tuanya; ia membina diri, hati-hati dalam perbuatan dan takut menodai nama leluhurnya. Di Bio leluhur melakukan sujud-hormat kepada Tuhan Yang Maha Rokh, maka Laku Bakti dan Rendah Hatinya akan menyertai cahaya gemilang Tuhan Yang Maha Rokh mencapai dan menembusi ke empat penjuru lautan; tiada yang tidak tertembusi."
Di dalam Shi Jing tersurat:
"Dari barat sampai ke timur, dari utara sampai ke selatan, tiada yang tidak bermaksud tunduk kepada-Nya." (Shi Jing III.i.10.6)

Konten disalin